Hari kamis (12/3) saya mendapat tugas sebagai tim promosi kampus ke Blitar untuk mengikuti Pameran Pendidikan yang diselenggarakan SMA N 1 Blitar. Perjalanan diawali dari kampus jam 7 malam, sampai di Blitar jam 3 pagi, dengan berhenti makan di daerah Sragen. Sesampainya di Blitar sempat bingung juga mencari hotel, karena blum punya referensi. Tapi akhirnya dapat juga tidak jauh dari alun2. Yang unik, karena kamarnya terbatas, bahkan tidurpun harus bergantian
Paginya jam 7 sebagian anggota tim telah berangkat ke tempat pameran untuk menyiapkan peralatan pameran. Pameran berlangsung hingga jam 13.00, pesertanya cukup banyak, dari kami lebih dari 1000 pamflet yang dibagikan, masih ditambah beberapa doorprize, berupa jam dinding dan tas punggung.
Selesai pameran kami menyempatkan diri ke makam Bung Karno. Setelah sempat salah jalan sampailah kami di makam Bung Karno. Cukup jauh juga jarak dari tempat parkir hingga makam, mungkin hampir 1 km dan ditempuh dengan berjalan kaki. Saat masuk kompleks makam, ada petugas yang bertugas menjual tiket seharga Rp 1500 per orang. Setelah itu kami masuk makam dan berdoa. Selanjutnya kami masuk musium Bung Karno. Di sana terdapat lukisan yang unik, yaitu ke arah manapun kita berada, mata Bung Karno seolah-olah selalu memandang kita dan jika dilihat dari samping, seolah-olah terdapat detak jantung. Di musium tersebut juga terdapat banyak foto dan lukisan beliau selain juga barang-barang lain yang berhubungan dengan Bung Karno.
Selepas dari musium perjalanan di Blitar kami akhiri. Jam 17.00 kami berangkat dari Blitar dan Alhamdulillah jam 1 pagi sampai Yogyakarta.
Maret 17, 2009 pukul 3:08 am |
AssWW. gimana antusiasme dr anak2 Blitar u/ kuliah d UII? Paling nggak dpt prospek bagus dr sana dan dampaknya k JT.Mesin mahasiswa barunya bsk jmlhnya banyak? Bete Pak, kalo Lab.segede ini tiap harinya cuma didatengi mhssw rata2 5 anak. Itu aja cuma mau nanya Pk.Ridwan ato Pk.Aji ada/kesini gk Mas? Atur Nuhun..
April 6, 2009 pukul 12:50 am |
secara umum memang minat utk kuliah di jurusan teknik mesin di banyak universitas memang menurun mas. mungkin dianggap susah kali ya